Senin, 11 Juni 2012 | | 4 komentar

Kesalahan-kesalahan Dalam Konten Penulisan Skripsi/Penulisan Ilmiah (Part II)

Lanjut... :)


II. Kesalahan Penggunaan Kata/Kalimat


Masih terkait dengan butir I bagian sebelumnya, penulisan ilmiah (skripsi, thesis, disertasi) adalah karya pribadi (kelompok) yang dikerjakan sendiri (bersama kelompoknya). Dengan demikian, tidak boleh ada kata atau kalimat yang berinteraksi dengan pembaca (mengajak pembaca berpikir atau bahkan memerintah si pembaca).


» Penggunaan Kata Ganti Orang 
 Di penulisan skripsi tidak boleh ada kata ganti orang (khususnya orang ketiga), misalkan kata "Anda", "Kita", dan sebagainya. Bahkan, kata "Saya", "Kami", "Penulis", dan semacamnya tidak perlu diadakan karena tanpa menyebut "Penulis" orang juga tahu bahwa yang menulis skripsi ini adalah "Penulis".
Contoh Kalimat : "Perlu Anda ketahui, bahwa penulis melakukan penelitian ini...." Seharusnya ditulis dengan "Perlu diketahui bahwa penelitian ini dilakukan...."


» Penggunaan Kalimat Perintah
Pada penulisan skripsi seluruhnya dilakukan sendiri oleh penulis, sehingga penulis tidak memiliki wewenang untuk memerintah pembaca. 
Contoh Kalimat : "Setelah itu, kliklah tombol Enter untuk masuk ke..." Seharusnya ditulis dengan "Setelah itu diklik tombol Enter untuk masuk ke..."


» Penggunaan Kata/ Suku Kata "di"
"Di" bisa menjadi kata atau suku kata (bagian dari kata). "Di" menjadi kata apabila menunjukkan kata tempat, seperti "di atas", "di samping", "di Jakarta", dan sebagainya. "Di" menjadi suku kata jika dipadu dengan kata lain menjadi kata kerja, misalkan "diawasi","dilakukan","dijual", dan sebagainya. Penulisannya, jika menjadi kata, harus dipisah dengan spasi dengan kata lain, dan menjadi suku kata, apabila  penulisannya digabung.


 

| | 0 komentar

Kesalahan-kesalahan Dalam Konten Penulisan Skripsi/Penulisan Ilmiah (I)


Kesalahan-kesalahan mendasar yang sering ditemui dalam penulisan Skripsi/Penulisan Ilmiah antara lain :

I. Kesalahan Pokok

Kesalahan ini menjadikan penulisan ilmiah seperti sebuah buku atau laporan ilmiah. Beda penulisan ilmiah dengan buku atau laporan ilmiah adalah :
di penulisan ilmiah ada tiga pokok bahasan utama yaitu :
      a) Ada masalah
      b) Ada teori (referensi)
      c) Ada pemikiran penulis dalam pemecahan masalah tersebut 
          berdasarkan teori yang ada.
Masalah yang akan dibahas diletakkan di bab-bab awal (misalkan di Bab I Pendahuluan).
Bab I bisa saja terdiri atas :
        a) Latar Belakang Masalah
        b) Batasan Masalah
        c) Rumusan Masalah
        d) Tujuan Penulisan
        e) Metodologi Penelitian
        f) Sistematika Penulisan.


Di latar belakang masalah, pembaca harus dapat menyimpulkan masalah-masalah apa saja yang sedang dihadapi penulis, sehingga si penulis perlu menyelesaikan masalah-masalah tersebut dalam penulisan ilmiahnya. di latar belakang masalah jangan sampai ada teori atau pemecahan masalah atau alat bantu yang akan digunakan untuk memecahkan masalah, apalagi ada kesimpulan. Ini yang sering tidak dicermati oleh penulis. 


Contoh sederhana, seorang penulis ingin membuat sistem komputerisasi stok barang di sebuah toko material yang selama ini masih dilakukan secara konvensional tanpa bantuan komputer. Di latar belakang masalah jangan disinggung-singgung kehebatan komputer, kemajuan teknologi, dan semacamnya, karena komputer justru akan digunakan sebagai alat bantu pemecahan masalahnya. Jadi, komputer tidak tepat dijadikan latar belakang masalah.

Lebih cocok bila di latar belakang masalah ditulis masalah-masalah yang selama ini terjadi di toko tersebut, misalkan : (a) Kesulitan mengecek stok barang di gudang, (b) Sering terjadi ketidakcocokan antar stok barang yang ada di gudang. (c) Sering terlambat dalam pemesanan barang untuk mengisi stok di gudang karena di catatan, jumlah barang tertentu masih banyak, ternyata kenyataannya sudah habis, (d) Ketidakdisplinan si pencatat mengakibatkan perbedaan jumlah stok barang di gudang dan di catatannya, dan sebagainya.

Sedang di batasan masalah, bisa ditulis tentang pemilihan masalah dari sekian masalah yang dihadapi seperti tertuang di latar belakang masalah. Jadi, tidak semua masalah di latar belakang masalah akan dipecahkan di penulisan ilmiah, silahkan pilih yang mana yang akan dipecahkan. Oleh karena itu, di batasan masalah tidak perlu berisi batasan alat bantu pemecahan masalah yang digunakan, tujuan penulisan dan sebagainya.

...lanjut pada tulisan berikutnya :)
[jangan lupa tinggalkan jejak/comment ] ^_^